PENGANTAR
Setelah
penat dengan aktifitas skripsi yang tak kunjung refisi membuat tangan gue gatal
untuk melakukan sesuatu hal yang bermanfaat. Tadinya gue ingin melakukan
kegiatan anti mainstream kaya naik pesawat UFO sambil keliling dunia, melompati
lingkaran api dengan mengendarai taplak meja, bahkan menjalin hubungan tanpa
status dengan personel JKT48 yaitu Nabilah Ratna Ayu.
Tapi
kayaknya hal itu gak mungkin terjadi karena khayalan gue terlalu tinggi untuk
melakukan kegiatan tersebut sehingga gue lebih memilih untuk menyelesaikan
cerpen Komplikasi kompilasi ini sembari berpusing-pusing mengerjakan laporan
Skiripsi.
Yah,
walaupun deadline-nya sendiri gue gak
tau kapan akan selesai dengan derita Skripsi ini. Tapi gue yakin bahwa skripsi
pasti berlalu.
Ada
pepatah mengatakan bahwa “Seberat apapun masalahmu jangan pernah ditimbang,
karena itu gak bakalan laku untuk dijual.” Gila aja, siapa yang mau beli
masalah.
Itulah
yang gue kutip dari mbah Google.
Dosen gue juga pernah berpesan sama gue.
“Jangan
pernah memikirkan tugas yang diberikan Dosen kepadamu, karena tugas itu tak
akan selesai jika hanya difikirkan. Tapi kerjakanlah tugas yang di berikan
Dosen kepadamu karna selama apapun kamu mengerjakan, tugas itu akan selesai
juga-pada akhirnya-”
-Pak Putu-.
Sama
halnya dengan buku ini, akhirnya tulisan pertama gue terselesaikan dan pada
akhirnya buku ini juga siap untuk dibaca oleh para pencinta buku ber-genre comedy. Walaupun buku ini di cetak
dengan biaya pribadi namun setidaknya gue merasa bangga terhadap karya gue
sendiri karena udah bisa nyelesaikan buku ini saat bertepatan dengan
pelaksanaan pembuatan penulisan Skripsi. Dan lagi gue gak mungkin maksa orang
buat bangga terhadap gue karena gue mulai bisa menulis buku dengan baik dan
belum tentu benar, sesuai dengan EYD[1].
Jujur,
nilai bahasa Indonesia gue jelek pas sekolah dulu gara-gara EYD, gue jarang
dapet nilai 60-100, yah mentok-mentok paling tinggi juga dapat nilai 25 (nilai
murni ngerjakan sendiri) 35 (semi ngerjakan sendiri) atau 40 (total nyontek
sama temen sebelah), dan nilai 70 (temen gue yang total ngerjain tugas ”nyogok pake duit”) namun
anehnya pas UAN gue dapat nilai KKM (Ketuntasan Kriteria Minimum) dan gue
LULUS.
Buku
ini menceritakan tentang kisah anak manusia tak berbobot, yang bercerita
tentang kehidupan kisah konyolnya sehari-hari mulai dari ia kecil sampai ia
gede tapi pola berfikirnya tetep kaya anak kecil padahal mukanya sudah
menyerupai om-om autis yang lagi naik daun.
Alhamdulillah
segala puji bagi Allah SWT Tuhan pencipta alam semesta dan isinya. terima kasih
kepada Allah SWT memberikan kesempatan untuk gue berkarya dan memberikan
kreatifitas yang gak ada habisnya.
Dalam
menceritakan hasil pengalaman yang membuat orang merasa geli dan terhibur dan
semoga memberikan manfaat bagi pembaca, amiiiiiinn.
Terima
kasih untuk editor gue yaitu Nurhafidah si ladies hidung pesek (My
Sister) dan Alwan si Marmut Pake Batik (Mahluk blasteran Marmut Gak Pakek
Baju dengan Mahluk Planet Nameks) yang sudah membantu gue dalam meralat serta
merefisi tulisan gue yang strukturnya acak-adul kayak anak TK baru kenal huruf
mandarin sekarang udah mulai semakin gak jelas isinya (^_^).
Dengan
dicetaknya buku ini mudah-mudahan mampu menghibur para pembaca agar tetap
tersenyum dan bahagia.
“Barang siapa yang membuat senang
orang lain maka niscaya akan mendapatkan pahala”
Karena pahala kebaikan juga
dihitung dari niat baik kita terhadap orang lain. Semoga kalian bisa menikmati
cerita yang ditulis dalam buku ini. Amin
ya rabbal alamin….
Tidak ada komentar:
Posting Komentar