Minggu, 06 Desember 2015

PENGANTAR

PENGANTAR
          Setelah penat dengan aktifitas skripsi yang tak kunjung refisi membuat tangan gue gatal untuk melakukan sesuatu hal yang bermanfaat. Tadinya gue ingin melakukan kegiatan anti mainstream kaya naik pesawat UFO sambil keliling dunia, melompati lingkaran api dengan mengendarai taplak meja, bahkan menjalin hubungan tanpa status dengan personel JKT48 yaitu Nabilah Ratna Ayu.
          Tapi kayaknya hal itu gak mungkin terjadi karena khayalan gue terlalu tinggi untuk melakukan kegiatan tersebut sehingga gue lebih memilih untuk menyelesaikan cerpen Komplikasi kompilasi ini sembari berpusing-pusing mengerjakan laporan Skiripsi.
          Yah, walaupun deadline-nya sendiri gue gak tau kapan akan selesai dengan derita Skripsi ini. Tapi gue yakin bahwa skripsi pasti berlalu.
          Ada pepatah mengatakan bahwa “Seberat apapun masalahmu jangan pernah ditimbang, karena itu gak bakalan laku untuk dijual.” Gila aja, siapa yang mau beli masalah.
          Itulah yang gue kutip dari mbah Google. Dosen gue juga pernah berpesan sama gue.
          “Jangan pernah memikirkan tugas yang diberikan Dosen kepadamu, karena tugas itu tak akan selesai jika hanya difikirkan. Tapi kerjakanlah tugas yang di berikan Dosen kepadamu karna selama apapun kamu mengerjakan, tugas itu akan selesai juga-pada akhirnya-”
-Pak Putu-.
          Sama halnya dengan buku ini, akhirnya tulisan pertama gue terselesaikan dan pada akhirnya buku ini juga siap untuk dibaca oleh para pencinta buku ber-genre comedy. Walaupun buku ini di cetak dengan biaya pribadi namun setidaknya gue merasa bangga terhadap karya gue sendiri karena udah bisa nyelesaikan buku ini saat bertepatan dengan pelaksanaan pembuatan penulisan Skripsi. Dan lagi gue gak mungkin maksa orang buat bangga terhadap gue karena gue mulai bisa menulis buku dengan baik dan belum tentu benar, sesuai dengan EYD[1].
          Jujur, nilai bahasa Indonesia gue jelek pas sekolah dulu gara-gara EYD, gue jarang dapet nilai 60-100, yah mentok-mentok paling tinggi juga dapat nilai 25 (nilai murni ngerjakan sendiri) 35 (semi ngerjakan sendiri) atau 40 (total nyontek sama temen sebelah), dan nilai 70 (temen gue yang total  ngerjain tugas ”nyogok pake duit”) namun anehnya pas UAN gue dapat nilai KKM (Ketuntasan Kriteria Minimum) dan gue LULUS.
          Buku ini menceritakan tentang kisah anak manusia tak berbobot, yang bercerita tentang kehidupan kisah konyolnya sehari-hari mulai dari ia kecil sampai ia gede tapi pola berfikirnya tetep kaya anak kecil padahal mukanya sudah menyerupai om-om autis yang lagi naik daun.
          Alhamdulillah segala puji bagi Allah SWT Tuhan pencipta alam semesta dan isinya. terima kasih kepada Allah SWT memberikan kesempatan untuk gue berkarya dan memberikan kreatifitas yang gak ada habisnya.
          Dalam menceritakan hasil pengalaman yang membuat orang merasa geli dan terhibur dan semoga memberikan manfaat bagi pembaca, amiiiiiinn.
          Terima kasih untuk editor gue yaitu  Nurhafidah si ladies hidung pesek (My Sister) dan Alwan si Marmut Pake Batik (Mahluk blasteran Marmut Gak Pakek Baju dengan Mahluk Planet Nameks) yang sudah membantu gue dalam meralat serta merefisi tulisan gue yang strukturnya acak-adul kayak anak TK baru kenal huruf mandarin sekarang udah mulai semakin gak jelas isinya (^_^).
          Dengan dicetaknya buku ini mudah-mudahan mampu menghibur para pembaca agar tetap tersenyum dan bahagia.
“Barang siapa yang membuat senang orang lain maka niscaya akan mendapatkan pahala”
Karena pahala kebaikan juga dihitung dari niat baik kita terhadap orang lain. Semoga kalian bisa menikmati cerita yang ditulis dalam buku ini. Amin ya rabbal alamin….

-Husen/Uchen-


[1] Ejaan Yang Disempurnakan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar